Apakah Neraka Bersifat Eksotermik atau Endotermik

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Apakah Neraka Bersifat Eksotermik atau Endotermik

Post by p3c4h_0t4X_SiSt3m on Fri May 30, 2008 9:35 pm

Sebuah kisah nyata.

Seorang profesor termodinamika memerintahkan mahasiswa S2-nya untuk mengerjakan sebuah tugas.

Hanya ada satu pertanyaan dalam tugas itu

Apakah Neraka bersifat eksotermik (panasnya timbul dari sesuatu yang
berada di luar) atau endotermik (timbul dari sesuatu yang berasal dari
dalam)? Dukung jawabanmu dengan sebuah bukti!

Banyak mahasiswa yang menuliskan bukti-bukti jawaban mereka dengan
menggunakan rumus Hukum Boyle atau sejenisnya. Tetapi ada seorang
mahasiswa yang menuliskan sebagai berikut:

Pertama, bila kita perhitungkan ada roh di dalam neraka, maka roh-roh pasti memiliki massa.

Jika begitu, maka satu mol dari roh pasti juga memiliki massa. Lalu,
bagaimanakah kita tahu tingkat penambahan roh-roh yang masuk ke dalam
neraka dan dan tingkat penambahan mereka keluar? Saya pikir kita dapat
mengambil kesimpulan yang pasti bahwa jika sebuah roh masuk ke dalam
neraka, maka ia tidak akan keluar lagi. Tidak akan ada roh yang dapat
keluar.

Mengenai hal masuk dalam neraka, mari kita lihat pada agama-agama yang
berbeda yang ada di dunia hari ini. Beberapa dari agama-agama ini
menyatakan bahwa jika kamu bukan anggota mereka, maka kamu akan akan
masuk neraka..

Karena ada lebih dari satu agama yang ditawarkan dan manusia tidak
dapat memiliki dua agama, maka kita dapat memproyeksikan bahwa semua
orang akan masuk dalam neraka.

Dengan tingkat kelahiran dan kematian yang sedang terjadi sekarang,
kita dapat menghitung jumlah roh di dalam neraka bertambah secara
eksponen (berpangkat).

Sekarang, kita lihat tingkat perubahan volume neraka. Hukum Boyle
menyatakan bahwa agar temperatur dan tekanan di suatu tempat tidak
berubah, maka perbandingan jumlah massa dan volume tempat juga harus
tetap konstan.

Jadi, jika neraka bertambah besar pada tingkat kecepatan yang lebih
lambat daripada tingkat kecepatan masuknya roh-roh ke dalamnya, maka
suhu dan tekanan di neraka akan terus meningkat sampai akhirnya neraka
menjadi meledak.

Tentu saja, jika neraka bertambah besar pada tingkat kecepatan yang
lebih tinggi dari tingkat pertambahan roh yang masuk ke dalamnya, maka
suhu dan temperatur di sana akan akhirnya menurun sampai jadi membeku.
Maka neraka bersifat eksotermik dan endotermik.

Tidak pernah diketahui berapakah nilai yang diterima oleh mahasiswa tersebut.



silakan ngakak dengan sepenuh hati!...

_________________

"click here ke fs gue!....jangan lupa add!..."

p3c4h_0t4X_SiSt3m
Global Moderator
Global Moderator

Male
Jumlah posting : 1883
Age : 29
Location : yg aq tau sich!..hari ini aq ada di palembang...gak tau besok.....
Registration date : 25.12.07

Lihat profil user http://donic-fairy.blogspot.com/

Kembali Ke Atas Go down

Re: Apakah Neraka Bersifat Eksotermik atau Endotermik

Post by rojer bruser gokil on Wed Jun 04, 2008 7:56 pm

p3c4h_0t4X_SiSt3m wrote:Sebuah kisah nyata.

Seorang profesor termodinamika memerintahkan mahasiswa S2-nya untuk mengerjakan sebuah tugas.

Hanya ada satu pertanyaan dalam tugas itu

Apakah Neraka bersifat eksotermik (panasnya timbul dari sesuatu yang
berada di luar) atau endotermik (timbul dari sesuatu yang berasal dari
dalam)? Dukung jawabanmu dengan sebuah bukti!

Banyak mahasiswa yang menuliskan bukti-bukti jawaban mereka dengan
menggunakan rumus Hukum Boyle atau sejenisnya. Tetapi ada seorang
mahasiswa yang menuliskan sebagai berikut:

Pertama, bila kita perhitungkan ada roh di dalam neraka, maka roh-roh pasti memiliki massa.

Jika begitu, maka satu mol dari roh pasti juga memiliki massa. Lalu,
bagaimanakah kita tahu tingkat penambahan roh-roh yang masuk ke dalam
neraka dan dan tingkat penambahan mereka keluar? Saya pikir kita dapat
mengambil kesimpulan yang pasti bahwa jika sebuah roh masuk ke dalam
neraka, maka ia tidak akan keluar lagi. Tidak akan ada roh yang dapat
keluar.

Mengenai hal masuk dalam neraka, mari kita lihat pada agama-agama yang
berbeda yang ada di dunia hari ini. Beberapa dari agama-agama ini
menyatakan bahwa jika kamu bukan anggota mereka, maka kamu akan akan
masuk neraka..

Karena ada lebih dari satu agama yang ditawarkan dan manusia tidak
dapat memiliki dua agama, maka kita dapat memproyeksikan bahwa semua
orang akan masuk dalam neraka.

Dengan tingkat kelahiran dan kematian yang sedang terjadi sekarang,
kita dapat menghitung jumlah roh di dalam neraka bertambah secara
eksponen (berpangkat).

Sekarang, kita lihat tingkat perubahan volume neraka. Hukum Boyle
menyatakan bahwa agar temperatur dan tekanan di suatu tempat tidak
berubah, maka perbandingan jumlah massa dan volume tempat juga harus
tetap konstan.

Jadi, jika neraka bertambah besar pada tingkat kecepatan yang lebih
lambat daripada tingkat kecepatan masuknya roh-roh ke dalamnya, maka
suhu dan tekanan di neraka akan terus meningkat sampai akhirnya neraka
menjadi meledak.

Tentu saja, jika neraka bertambah besar pada tingkat kecepatan yang
lebih tinggi dari tingkat pertambahan roh yang masuk ke dalamnya, maka
suhu dan temperatur di sana akan akhirnya menurun sampai jadi membeku.
Maka neraka bersifat eksotermik dan endotermik.

Tidak pernah diketahui berapakah nilai yang diterima oleh mahasiswa tersebut.



silakan ngakak dengan sepenuh hati!...

rojer bruser gokil
Newbie
Newbie

Jumlah posting : 26
Age : 28
Registration date : 13.04.08

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik